oleh

Apek Kulum Sabu di Mulut

LINGGAUPOS.CO.ID – Ada-ada saja yang dilakukan pelaku penyalahgunaan narkoba untuk mengelabui petugas yang hendak menangkapnya, seperti yang dilakukan Irfandi alias Apek (27).

Pelaku pengedar narkoba itu nekat menyimpan sabu-sabu didalam mulutnya dan berusaha menelannya, saat ditangkap polisi.

Namun aksinya itu, dapat digagalkan anggota tim opsnal Silent Wolf Unit II Sat Resnarkoba Polres Prabumulih. Petugas langsung memaksa membuka mulut korban dan mengeluarkan barang bukti berupa lima paket sabu-sabu dengan berat 2,62 gram.

Selanjutnya, guna pemeriksaan lebih lanjut tersangka berikut barang bukti (BB) langsung dibawa ke Mapolres Prabumulih, Senin (2/8/2021) sekitar pukul 22.30 WIB.

Informasi dihimpun, penangkapan terhadap pelaku penyalahgunaan dan pengedar narkoba itu bermula dari laporan masyarakat yang menyebutkan kerap terjadi transaksi narkoba dikediaman Irfandi di Jalan A Roni Gang Bima Kelurahan Pasar II Kecamatan Prabumulih Utara.

Menindaklanjuti laporan itu, Kasat Resnarkoba, AKP Yulia Farida langsung menerjunkan tim opsnal silent wolf unit II guna melakukan penyelidikan. Petugaspun langsung melakukan pengumpulan informasi di lapangan dan mengintai kediaman pelaku.

Setelah memastikan keakuratannya, tim opsnal dipimpin KBO Ipda Hartono langsung melakukan penggerebekan dikediaman pelaku. Saat itu pelaku berusaha kabur melalui pintu belakang, namun langkahnya terhenti oleh petugas yang telah mengintainya.

Selanjutnya, petugas langsung melakukan penggeledahan dengan disaksikan ketua RT setempat.

Ketika dilakukan penggeledahan, petugas hanya mendapatkan plastik klip bening yang diselipkan diikat pinggang. Petugas yang penasaran, terus melakukan penggeledahan hingga akhirnya petugas curiga pelaku menyimpan sabu-sabu di mulutnya.

Petugas pun langsung memaksa pelaku membuka mulutnya dan ternyata kecurigaan petugas benar. Saat mulut pelaku berhasil dibuka, petugas mendapatkan lima paket sabu-sabu.

Kapolres Prabumulih, AKBP Siswandi SIK MH melalui Kasat Resnarkoba, AKP Yulia Farida ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba tersebut.

“Pelaku berjumlah satu orang dengan barang bukti lima paket sabu-sabu,” ungkapnya sembari mengatakan pelaku sempat hendak mengelabui anggota Sat Resnarkoba dengan menyimpan sabu-sabu didalam mulut.

Ditegaskan Kasat Resnarkoba, karena perbuatan itu pelaku dijerat pasal 112 dan pasal 114 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba. “Ancaman hukumannya minimal lima tahun penjara,” tegasnya.(palpos.id)

Rekomendasi Berita