oleh

Empat Orang yang Sebabkan Polisi Dilempari Warga, Direhab

LINGGAUPOS.CO.ID – Penyidik Polres Rejang Lebong (RL) dan Polsek Padang Ulak Tanding (PUT) akhirnya menyimpulkan hasil gelar perkara mereka terkait kasus kepemilikan narkoba.

Di mana ada delapan orang yang berhasil diamankan dalam penggerebekan beberapa waktu lau di Desa Simpang Beliti Kecamatan Binduriang, masing-masing JA alias Je (31) yang merupakan Bandar Sabu sekaligus pemilik rumah dan kaki tangannya berinisial AJK.

Kemudian empat orang lagi Fe, EJ, TCN dan Ar alias Iwan, serta dua lainnya yang hanya menjadi saksi yaitu Wa alias Dina dan seorang tukang ojek MB alias Mamat.

Khususnya untuk Wa alias Dina dan MB alias Mamat sudah sejak selesai pemeriksaan, diperbolehkan pulang oleh penyidik setelah dimintai keterangan.

Diungkapkan Kapolres RL AKBP Puji Prayitno, S.IK, MH didampingi Kasat Resnarkoba Iptu Susilo, SH, MH melalui Kapolsek PUT Iptu Tomy Sahri, SH, MH kepada RB, dua orang berinisial JA alias Je dan AJK sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Keduanya ditetapkan tersangka untuk dua kasus yang sama, yaitu sebagai tersangka kasus kepemilikan narkoba dan kasus kepemilikan senjata api rakita mirip jenis Revolver.

“Jadi hasil gelar perkara yang sudah kita lakukan bersama di Polres Rejang Lebong, dari enam orang yang sebelumnya masih kita amankan, dua diantaranya ditetapkan sebagai tersangka. Masing-masing sebagai tersangka dalam kasus narkoba maupun dalam kasus kepemilikan senpi rakitan,’’ terang Tomy.

Dilanjutkan Tomy, untuk empat orang lainnya masing-masing Fe dan EJ yang hasil tes urinenya positif, serta TCN dan Ar alias Iwan yang hasil tes urinenya negatif, semuanya akan dilakukan rehabilitasi narkoba.

Karena memang Fe dan EJ tes urinenya positif, tidak ada barang bukti narkoba yang didapatkan dari keduanya.(rakyatbengkulu.com)

Rekomendasi Berita