oleh

Keluarga Menolak Otopsi, Penyebab Kematian Misteri

LINGGAUPOS.CO.ID – Keluarga almarhumah Deta Promita (27) dan Yusro (61), menolak dilakukannya otopsi untuk mengetahui penyebab kematian keduanya.

Hal ini dijelaskan Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono melalui Kasat Reskrim AKP M Romi usai takziah ke kediaman kedua korban, Jumat (21/1/2022).

“Secara fisik menurut keterangan dokter tidak ada luka akibat kekerasan. Sudah kami sampaikan ke keluarga, kalau ingin mengetahui penyebab meninggalnya harus diotopsi,” jelas Kasat Reskrim.

Baca Juga:
Ingin Tau Penyebab Kematian Deta dan Ibunya?

Kamis (20/1/2022) malam dikatakan Kasat Reskrim pihaknya sudah menyampaikan ke keluarga tapi belum ada keputusan.

“Pagi tadi sudah lengkap anak anaknya, juga bapaknya dan suami korban. Tapi keluarga sudah menyatakan menerima ikhlas dan tidak bersedia diotopsi,” tambahnya.

Selain itu Kasat juga menjelaskan bahwa, didapatkan informasi bahwa almarhumah Deta Promita sempat membawa minuman itu ke sekolah.

“Informasi seperti itu. Ada temannya yang diberi, kemudian di rumah meminum tapi rasanya panas makanya dimuntahin. Informasi katanya sempat berobat jalan, tapi kondisinya baik,” tambah Kasat.

Kemudian barang bukti yang ditemukan di TKP, sudah dibawa ke Polres Lubuklinggau. “Masih ada ada sisa, juga belum kedaluwarsa,” ia mengatakan.

Diketahui sebelumnya, ibu dan anak ditemukan tewas di rumahnya di Perumahan Griya Mesat Sejahtera RT.2, Kelurahan Mesat Seni, Lubuklinggau, Kamis (20/1/2022) sekitar pukul 17.00 WIB.

Korban adalah Deta Promita (27), merupakan guru di Palm Kids Lubuklinggau dan ibunya Yusro (61) yang sering dipanggil warga setempat Nek No.
Informasi yang di himpun, dari tetangga korban Mustofa, ibu dan anak ini pertama kali ditemukan oleh Masrip (57) yang merupakan ayah korban Deta atau suami dari korban Masro.

Saat itu, Masril pulang dari kerja bangunan, sekitar pukul 17.00 WIB, menggedor pagar rumah untuk dibukan pintu. Karena tak ada membukan pintu pagar, Masrin masuk dari belakang.

“Saya juga mendapat cerita wak (suami korban), saat dibukakan pintu belakang dia menemukan anaknya tergeletak di lantau dapur. Kemudian istrinya tergeletak di ruang tengah,” cerita Mustofa.

Sementara, di atas meja dapur ditemukan minuman Fresh Milk, Bulgarian Yogurt dan dan Frisian Flag. “Makanya ada kecurigaan keracunan minuman itu,” tambahnya. (*)

Komentar

Rekomendasi Berita