oleh

Nugraha Ditangkap Bersama Kaleng Susu

LINGGAUPOS.CO.ID – Petugas Badan Narkotik Nasional (BNN) Lubuklinggau menangkap JA Nugraha (25) warga Jalan Wira Karya, RT 02, Kelurahan Karya Bakti Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

JA Nugraha ditangkap Senin (17/1/2022) sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Patimura RT.7, Kelurahan Mesat Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

Dari tersangka diamankan barang bukti 330,69 gram sabu, 10 butir ekstasi ,dan uang tunai Rp1 juta.

Informasi penangkapan ini, seperti diposting Instagram Info BNN Kota Lubuklinggau. Dalam postingan itu terlihat adanya sabu, ekstasi, ponsel, plastik klip, timbangan digital dan kaleng susu.

Juga dijelaskan Nugraha dijerat pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 tahun 2009 tentang Narkotika karena tertangkap tangan penyalah guna Narkotika untuk menawarkan, dijual, menjual, membeli, menerima dan memiliki, menguasai, menyimpan, Narkotika diduga golongan 1 jenis sabu dan ekstasi.

Terpisah Kepala BNN Lubuklinggau AKBP Himawan Bagus Riyadi membenarkan penangkap itu. (*)

Ancaman Hukuman

Pasal 112 ayat (2) UU Narkotika

Dalam hal perbuatan memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) beratnya melebihi 5 (lima) gram, pelaku dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga).

Pasal 114 ayat (2) UU Narkotika

Dalam hal perbuatan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan I sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 (satu) kilogram atau melebihi 5 (lima) batang pohon atau dalam bentuk bukan tanaman beratnya 5 (lima) gram, pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga).

Komentar

Rekomendasi Berita