oleh

Pelajar SDN Sungai Jambu Butuh Perahu, Silahkan Donasi ke Sini

LINGGAUPOS.CO.ID – Pelajar SDN Sungai Jambu di Dusun 5 Desa Muara Tiku Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), harus berjalan kaki selama satu jam menuju sekolah.

Mereka berjalan kaki membelah hutan, bahkan juga harus menyeberangi sungai agar bisa sampai di sekolah. Tercatat ada 20 orang siswa yang harus berjalan dari Dusun 6 ke Dusun 5 tempat sekolah berada.

Karena berjalan kaki inilah, mereka harus menyiapkan pakaian ganti. Karena tidak jarang kehujanan, atau terpeleset di jalan yang licin atau kecebur di sungai. Sebaliknya kalau hujan sejak pagi, mereka memilih tidak bersekolah.

Karena itulah, melalui Yayasan Rumah Asuh sedang dilakukan penggalangan dana, untuk memberikan bantuan perahu, yang bisa dimanfaatkan pelajar dan guru.

Relawan Yayasan Rumah Asuh, Koko Triantoro menceritakan bahwa kondisi seperti ini sudah berlangsung puluhan tahun. Makanya ia tergerak untuk mengajukan batuan melalui Yayasan Rumah Asuh.

“Sejak sekolah ini berdiri sekitar 30 tahun, belum ada akses yang memadai,” jelas Koko Triantoro, Rabu (11/5/2022).

Ia menjelaskan, untuk saat ini, jumlah pelajar di SDN Sungai Jambu sebanyak 28 orang. Kemudian juga memiliki guru sembilan orang, kemudian ada 20 pelajar yang bisa memanfaatkan perahu tersebut.

“Bantuan perahu sekolah ini, nantinya untuk mempermudah akses pelajar dan guru ke sekolah,” ia menjelaskan.

Dengan kondisi yang ada, bantuan berupa perahu sekolah, dianggap lebih efektif. Disebabkan sekolah berada di wilayah terpencil.

“Juga sekolah kelas jauh dan jarak siswa dan guru menuju sekolah lumayan sulit dan jauh. Namun terdapat jalur sungai yang dinilai sangat efektif. Sementara untuk membeli sendiri, biaya pembelian perahu yang sangat mahal sehingga belum terealisasi,” katanya.

Jika sudah ada perahu, menurutnya waktu perjalanan para pelajar menuju sekolah, yakni dari Dusun 6 ke Dusun V Sungai Jambu, membutuhkan waktu sekitar 15 menit.

“Kalau jalan kaki selama ini butuh waktu 1 jam. Para guru ada yang mengendarai sepeda motor, butuh waktu 45 menit. Namun jalannya tanah dan licin,” jelasnya.

Karena itulah, ia kemudian melakukan penggalangan dana melalui Rumah Asuh. Bagi yang ingin menyisihkan sedikit hartanya, silahkan melakukan donasi dengan mengklik link ini. (*)

Komentar

Rekomendasi Berita