oleh

Sopir Angdes dari Kuto Tanjung dan Sosokan Tak Berani Pulang

LINGGAUPOS.CO.ID – Adanya blokade angkutan pedesaan (angdes) oleh warga Desa Pulau Kidak Kecamatan Ulu Rawas Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) membuat sopir angdes tak berani melintas.

Seperti dijelaskan Sahar, mantan Kades Kuto Tanjung Kecamatan Ulu Rawas yang juga sopir angdes, menjelaskan saat berangkat dari Kuto Tanjung menuju Lubuklinggau, ia sempat dicegat di Desa Pulau Kidak.

“Jalan diblokade pakai kayu oleh warga. Tapi mereka memperbolehkan kami melintas. Sebab mereka hanya mencari angdes dari Muara Kulam,” kata Sahar saat ditemui di Hotel Setia, tempatnya menunggu penumpang di Lubuklinggau.

Senada dijelaskan Feri, juga sopir angdes dari Kuto Tanjung. “Tadi kami melintas sekitar pukul 07.00 WIB. Sempat dihadang, tapi boleh melintas karena bukan dari Muara Kulam,” ia menjelaskan.

Hal yang sama dikatakan, Piin sopir angdes dari Desa Sosokan Kecamatan Ulu Rawas.

Ketika sopir ini mengaku belum memastikan akan kembali ke desanya. Karena mereka dapat informasi terjadi bentrok, setelah salah satu angdes dari Muara Kulam menunju Singkut, Sarolangun, Jambi dirusak warga.

“Informasi sekarang sedang ramai. Kalau kondisi tidak memungkinkan kami tidak akan pulang,” kata Sahar yang menjelaskan biasanya ba’da zuhur mereka sudah kembali di Kuto Tanjung.

Seperti diketahui, di Kecamatan Ulu Rawas hanya ada satu jalan yang menghubungkan dengan Kecamatan Rawas Ulu. Yakni dari Kecamatan Rawas Ulu melintasi Pasar Surulangun, Sungai Baung hingga ke Pangkalan.

Baru kemudian memasuki Kecamatan Ulu Rawas yakni Pulau Kidak, Jangkat, Muara Kuis, Muara Kulam, Sosokan, Napallicin dan terakhir Kuto Tanjung.

Seperti diketahui, ditangkapnya penodong bersenpi oleh massa di Kelurahan Muara Kulam, Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), berbuntut panjang.

Meski dua pelaku Dani Sandra (23) dan RW (17) yang merupakan warga Desa Pulau Kidak, Kecamatan Ulu Rawas, Muratara sudah diamankan di Polres Muratara, namun warga Desa Pulau Kidak diinformasikan tidak terima, sehingga menghadang angdes dari Muara Kulam yang melintas. (*)

Rekomendasi Berita